Lokakarya Orientasi Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 7
Kawan-kawan semua yang ingin mengetahui informasi tentang pelaksanaan Lokakarya Orientasi pada pendidikan guru penggerak, saya akan mencoba memberikan ilustrasi pada rekan-rekan yang berminat dan ingin mendapatkan informasi tersebut. Dalam pendidikan guru penggarak Calon Guru Penggerak (CGP) akan mendapatkan pengembangan kompetensi sebagai guru dan dalam prosesnya akan melibatkan ekosistem yang ada disekolah.
Dalam Lokakarya orientasi ini CGP akan menghasilkan produk berupa kesepakatan CGP dengan kepala sekolah; Peta kompetensi dari CGP dan Rencana pengembangan kompetensi dari CGP. Dari produk yang dihasilkan itu CGP mengikuti Lokakarya Orientasi mempunyai tujuan yaitu CGP mampu memahami alur dan tujuan dari pendidikan guru penggerak, CGP memahami dan mengidentifikasi posisi diri pada kompetensi dari guru penggerak, CGP mampu mengembangkan rancangan pengembangan kompetensi diri, berikut dukungan dan tantangan yang mungkin terjadi dan yang akan dihadapi. CGP memahami dan mampu membuat portofolio digital sebagai bagian dari kompetensi guru penggerak.
Selanjutnya kita masuk pada rangkaian kegiatan Lokakarya Orientasi, sebelum jauh kita membahas tentang pelaksanaan lokakarya orientasi perlu kita ketahui bahwa lokakarya orientasi ini diikuti oleh sejumlah CGP yang berkisar 21 (dua puluh satu) CGP dalam satu kelas, Pemateri ataupun narasumber dari Lokakarya Orientasi ini adalah Pengajar Praktik (PP), terdapat tiga PP yang berkolaborasi dan bekerjasama dalam menyampaikan materi pada Lokakarya Orientasi tersebut. Selain itu peserta lainnya yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah Kepala Sekolah dari sekolah masing-masing CGP. Kepala sekolah nantinya akan mengikuti dan membersamai CGP dalam proses penyususnan kesepakatan CGP dan kepala sekolah.
Masuk pada alur pelaksanaan kegiatan ini yang pertama adalah pembukaan Lokakarya Orientasi, dimana dalam sesi ini diwakili oleh satu PP membuka kegiatan dan memperkenalkan diri dan timnya serta tujuan dari diadakannya lokakarya, serta menyampaikan produk yang akan dihasilkan dari lokakarya orientasi tersebut. Selanjutnya adalah memasuki sesi selanjutnya yaitu sesi perkenalan melaui aktivitas permainan atau game. Dalam permainan ini CGP akan berinteraksi dengan CGP lainnya dan dipandu oleh PP dalam memperkenalkan diri mereka masing-masing dengan berbagai permainan yang dilakukan, sebagai contoh permainan menggambarkan diri mereka dengan sebuah simbol. Langkah permainannya adalah CGP diperintahkan menggambarkan sebuah benda, bisa berupa benda hidup ataupun benda mati yang melambangkan dirinya, kemudian setelah semuanya menggabarkan sebuah benda di kertas HVS yang sudah disediakan, maka CGP secara bergantian menjelaskan secara singkat arti dan maksuda dari gambar tersebut.
Setelah melaksanakan sesi memperkenalkan diri dengan simbol, selanjutnya masuk pada permainan berkelompok yang bertujuan untuk meningkatkan dinamika kelompok dengan permainan kecil yang dipandu oleh PP. Tujuan dari sesi ini adalah untuk membangun sinergi positif yang biasa dikembangkan antara semua audiens atau peserta. Setelah sesi permainan selesai maka dilanjutkan pada sesi kesepakatan kelas. Kesepakatan kelas ini adalah segala sesuatu aturan yang disepakati oleh CGP dan PP dalam menjalankan pembelajaran di Lokakarya Orientasi ini. Bentuk kesepakatan kelas biasanya adalah tepat waktu, Handphone di mode Silent, menghargai pendapat orang lain, dan lain sebagainya.
Selanjutnya adalah CGP Mengidentifikasi harapan dan kekhawatiran CGP yang akan muncul dalam perjalanan pendidikan guru penggerak. Setelah mengetahui harapan dan kekhawatiran tersebut maka strategi untuk mengatasinya bisa disusun dan dibangun oleh CGP, dengan mengetahui posisi diri dan rencana pengembangan diri bagi para CGP. Serangkaian panjang kegiatan lokakarya orientasi tersebut bisa dibaca dan download dibawah dengan Klik.
KLIK.....
RENCANA MODERASI LOKAKRYA ORIENTASI
6 Comments