loading...

Kepemimpinan

Menjadi Seorang pemimpin adalah sebuah kesempatan yang hampir semua orang bisa dapatkan, dalam bidang apapun serta dalam konteks berbagai macam ranah. Tentunya tidak mudah menjadi seorang pemimpin yang baik dan bisa diterima oleh anggotanya. Seorang pemimpin dapat memimpin dalam berbagai konteks, seperti di dunia bisnis, organisasi masyarakat, atau bahkan dalam kelompok kecil seperti keluarga. Kepemimpinan dapat bersifat formal atau informal, tergantung pada posisi atau peran seseorang dalam kelompok. Kepemimpinan erat kaitannya dengan berbicara tentang organisasi atau perkumpulan. Bagaikan mata uang logam kepemimpinan dan organisasi tidak bisa dipisahkan. Bahkan ada yang beranggapan bahwa organisasi yang baik bisa dikatakan memiliki sosok pimpinan yang mempunyai kepemimpinan yang baik pula. 

Sedangkan kepemimpinan itu sendiri dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi, mengarahkan, dan mengorganisir orang lain dalam mencapai tujuan bersama. Seorang pemimpin memiliki keterampilan dalam memotivasi dan menginspirasi orang lain, serta memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dan memimpin dengan contoh yang baik. Kepemimpinan juga melibatkan komunikasi yang efektif, kemampuan untuk membangun hubungan yang kuat, dan kesediaan untuk mendengarkan dan memperhatikan pandangan orang lain

Seorang pemimpin yang baik juga harus memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan dan mengatasi konflik yang mungkin terjadi dalam kelompok. Kepemimpinan menurut George R. Terry kepemimpinan adalah kegiatan mempengaruhi orang-orang, agar mereka suka berusaha mencapai tujuan-tujuan kelompok, ini selaras dengan pendapat Howard H. Hoyt, dalam bukunya Aspect of Modern Public Administration, “Kepemimpinan adalah seni untuk mempengaruhi tingkah laku manusia, kemampuan untuk membimbing orang. 

Sedangkan dalam mempengaruhi dan membimbing seseorang demi mencapai tujuan-tujuan tertentu mempunyai cara dan seni sendiri, sering kita mengartikan bahwa pemimpin itu orientasinya hanya memerintah tanpa melihat apakah perintah itu bisa di terima oleh bawahan dan anggota organisasi yang dipimpinnya, jadi dalam teori dari beberapa ahli ini diharapkan pemimpin mempunyai sisi seni untuk menentukan arah kebijakan dan keputusan tanpa menimbulkan sebuah konflik baik dari atasan kebawahan maupunsebaiknya. 

Disinilah pentingnya pemimpin mempunyai kemampuan mempengaruhi. Agus Dharma mendefinisikan, “Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktivitas seseorang dan sekelompok orang untuk mencapai tujuan dalam situasi tertentu”. Bahkan organisasi yang bergerak dalam kegiatan-kegiatan negatifpun harus mempunyai pemimpin yang telah disampaikan oleh beberapa ahli. Perlu untuk mengerti dan memahami macam-macam gaya dan tipe kepemimpinan dari berbagai ahli dan berbagai sumber agar kita yang sedang mempelajari teori kepemimpinan mampu merefleksikan siakap seperti apa yang akan kita gunakan dalam berperan sebagai pemimpin.


Daftar Pustaka

Harper & Rowe, 1990,  Understanding Schools: the Foundations of Education: NewYork. (www.newfoundations.com/OrgTheory/SchoolasOrg.html)

Husdarta. 2011. Manajemen Pendidikan Jasmani.  Bandung : Alfabeta

Rexford Brown, 2004, A Background Paper for The Denver Commission on Secondary School Reform, (http://www.dpsk12.org/pdf/culture_organization.pdf)

Manajemen Pendidikan UPI, 2010, Manajemen Pendidikan. Bandung : Alfabeta

www.damandiri.or.id/file/priyantaunmuhsolobab2.pdf

www.iaoed.org/files/Edpol2.pdf

www.iaoed.org

www.uns.ac.id

www.whitestag.org/aims/leadership_principles.html

 

0 Comments

Leave a comment